Kursus Masakan dan Kue.
Perm. Prapen Indah J-5 ( 031-8438839 ).
Ruko Panjang Jiwo Permai Blok AB.

Kursus di Surabaya

Pages

Jumat, 15 Maret 2019

Bakso Sapi Istimewa ala Tristar



SURABAYA - Satu persatu lima peserta secara bergantian membentuk adonan daging giling menjadi bulatan bakso. Di pandu Endang Sri Rahayu instruktur, mereka tampak antusias. Meski tidak gampang, perlahan tapi pasti usaha mereka berhasil membentuk bakso dengan bentuk bulatan nyaris sempurna. Itu hanya bagian dasar membuat bakso, disaat mereka mengikuti kelas sehari yang digelar Lembaga Pelatihan Kerja Tristar di Jalan Prapen Indah Blok J-5 Surabaya, Sabtu (29/12).

Tristar Gelar Kursus Membuat Mie


SURABAYA - Membuat mie gampang-gampang susah. Bisa jadi mie lengket, terlalu mengembang, rasa apek dan mudah basi. Masalah ini menjadi masalah umum yang dialami pebisnis yang merintis usaha membuat mie.

Senin, 26 September 2016

Tristar Institute - Kursus Tristar

Tempat Kursus Tristar Buka Kelas Praktek Kuliner &
Pelatihan Wirausaha Hingga Malam

 Bisnis kuliner kian berkembang. Ketertarikan masyarakat akan dunia kuliner memberi efek bagi usaha terkait dan salah satunya tempat kursus Tristar yang berada di kawasan Raya Jemursari 234 &244 Surabaya menjawab kebutuhan masyarakat pada dunia kuliner. Seperti yang pernah disampaikan oleh Ir Juwono Saroso, MM sebagai founder Tristar Group, bahwa untuk membekali siapa saja yang ingin belajar kursus masakan ataupun kue-kue kini peserta kursus bebas pilih waktu belajar setiap hari dari pagi, siang ataupun malam hari.

Kursus Akpar Majapahit – Aneka Bapau

Bapau Aneka Isi 4 Rasa Cocok Untuk Usaha


Berbisnis kue Bapau, bagi siapapun sebenarnya tidaklah sulit. Kue Bapau yang diadaptasi dari kue tradisional Negeri Tirai Bambu, Cina ini begitu digemari di tanah air dengan berbagai varian rasa. Buktinya untuk mendapatkan kue Bapau tidaklah sulit, baik dipasar tradisional maupun diberbagai gerai kue modern. Inilah yang coba dilirik 3 (tiga) peserta kursus Tristar yang sedang belajar praktek membuat Bapau dengan 4 (empat) rasa yang berbeda.

Selasa, 13 September 2016

Kursus Tristar Kaliwaron – Kursus Ayam Goreng Kremes, Ayam Goreng ala Pemuda & Empal Gepuk, Sambal Bajak & Sambal Bawang

Gurihnya Usaha Kuliner Ayam Goreng & Sambal

Para penggemar sajian ayam goreng, pasti lidahnya tidak asing lagi mengenal beragam olahan, seperti ayam goreng kremes ataupun ayam goreng ala pemuda. Kedua makanan populer tersebut cukup gampang dijumpai diberbagai rumah makan, selain rasanya yang gurih, enak, empuk dan cocok dinikmati dengan beragam sambal. Tak heran jika seorang peserta yang datang dari Ternate, ini begitu penasaran ingin bisa memasak olahan ayam goreng yang citarasa gurihnya begitu istimewa. Selain itu makanan ayam goreng ini memiliki peluang usaha yang cukup menjamur di banyak tempat.

Kursus Tristar – Peserta Kursus Bank BCA Bali (4)

Pelatihan Takoyaki & Okonomiyaki
(Kursus Tristar berlokasi di Jl. Prapen Indah J-5 – Surabaya)


Kini semakin banyak makanan dari luar negeri masuk ke Indonesia, salah satunya Jepang. Sejak diperkenalkan di Indonesia, Takoyaki & Okonomiyaki telah memikat hati banyak orang. Kedua makanan Jepang ini mempunyai ciri khas dan karakteristik yang bisa di terima di lidah orang Indonesia. Rasa Takoyaki & Okonomiyaki yang lezat, unik dan khas ini bisa menjadi alasan untuk dijadikan sebuah peluang usaha kuliner yang sangat menjanjikan.

Kursus Tristar – Peserta Kursus Bank BCA Bali (3)

Pelatihan Ombre Cake Panggang & Kukus
(Kursus Tristar berlokasi di Jl. Prapen Indah J-5 – Surabaya)

Masih bersama peserta pelatihan dari staff Bank BCA Bali, keseruan kursus Tristar kali ini adalah membuat Ombre Cake.  Kepopuleran ombre cake yang memiliki gradasi warna tua hingga muda atau sebaliknya ini masih menjadi trend dan memiliki nilai jual. Penasarankan bagaimana cara membuatnya?

Kursus Tristar – Peserta Kursus Bank BCA Bali (2)

Pelatihan Bakso Sapi Komplit, Es Puter & Es Krim 
Aneka Rasa
(Kursus Tristar berlokasi di Jl. Prapen Indah J-5 – Surabaya)

 Bisnis kuliner kian tumbuh subur. Ketertarikan masyarakat akan dunia kuliner ini semakin besar, mulai dari jenis masakan, kue-kue hingga minuman. Tumbuh suburnya usaha kuliner, telah menarik perhatian sejumlah peserta kursus yang datang jauh-jauh dari Bali. Mereka adalah para staff yang bekerja di Bank BCA Bali. Dalam materi pelatihan kali ini, mereka belajar membuat Bakso Sapi Komplit, Es Puter & Es Krim Aneka Rasa. Bagaimana keseruannya?

Kursus Tristar – Peserta Kursus Bank BCA Bali (1)

Pelatihan Aneka Mie Pangsit Komplit, Fried Chicken & Saus Sambal
(Kursus Tristar berlokasi di Jl. Prapen Indah J-5 – Surabaya)


Aktivitas memasak tidak selalu bersanding di kalangan ibu rumah tangga saja. Para ibu yang bekerja dikantoran yang suka dengan aktivitas memasak tidak kalah ingin mempertajam kemampuannya di bidang mengolah makanan. Hal tersebut dibuktikan oleh 16 (enam belas) ibu-ibu staff dari Bank BCA Bali berminat untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan ‘Kursus Tristar’ beberapa waktu lalu.

Senin, 05 September 2016

Kursus Tristar - Roti Unyil

Peluang Bisnis Roti Unyil Di Jayapura

Roti mini yang terdapat aneka rasa di dalamnya dengan tekstur lembut, empuk dan imut adalah roti unyil aneka rasa. Meski terbilang sudah lama populer, nama roti unyil begitu populer di daerah kota hujan dan hingga kini masih menjadi favorit untuk dinikmati. Seperti yang dilakukan sepasang suami istri, peserta yang datang jauh-jauh dari Jayapura ini tergoda untuk mengikuti kursus privat pembuatan roti unyil di Graha Tristar. Mereka penasaran bagaimana cara membuat dan membentuk roti unyil dengan hasil sempurna.

Kursus Tristar - Kue Tradisional

Bawa Sajian Kursus “Kue Tradisional & Kue Soes” ke Bima


Ketertarikan masyarakat akan jajan pasar atau kue tradisional sebagai warisan kuliner nusantara sudah memiliki pasar yang luar biasa besarnya. Meski keberadaanya lebih banyak beredar di pasar namun bukan berarti usaha kue tradisional tidak memiliki prospek alias tidak menguntungkan. Seperti inilah gambaran 2 (dua) wanita bersaudara yang penasaran ingin bisa membuat beberapa jenis kue tradisional untuk usahanya di kota Bima, Nusa Tenggara Barat.

Rabu, 24 Agustus 2016

Kursus Tristar - Pelajar Dari Hongkong Tertarik Membuat ‘Arem-Arem’

43 Pelajar Dari Hongkong Tertarik Membuat ‘Arem-Arem’
Di Tempat Kursus Tristar

Suasana tempat ‘Kursus Tristar’ yang terletak di Jl. Prapen Indah J-5 Surabaya, Senin (22/8) lalu agak sedikit berbeda. Kedatangan 43 pelajar dari Hongkong membuat suasana menjadi lebih ramai dan hangat. Dalam kunjungan ini mereka ingin belajar mengenai Culinary dan praktek membuat salah satu makanan khas Indonesia, yaitu Arem-arem.
Bagaimana keseruannya?

Sabtu, 19 Maret 2016

Terpikat Imut & Manisnya Macaron

Meski terbilang sudah lama populer di belahan bumi Eropa khususnya Perancis, nama kue macaron hingga kini masih naik daun di dunia pastry. Seperti yang dilakukan 3 remaja, peserta yang datang dari Surabaya dan Solo ini tergoda untuk mengikuti kursus privat pembuatan Macaron di kampus Akpar Majapahit. Tak sedikit dari mereka pun penasaran bagaimana cara membuat macaron dengan hasil sempurna. Penasaran... ?
Terpikat Rasa Batagor & Siomay Bandung
Untuk Usaha Di Kota Batu - Malang
  

Siapa sih yang tidak terpikat jajanan populer bernama batagor dan siomay Bandung yang dipadu saus kacang?. Rasanya yang gurih dan lezat makin menggugah selera. Oleh karena itu, tak ayal jika makanan yang banyak penggemarnya ini sering dijumpai diberbagai tempat mulai dari pedagang kaki lima, swalayan, restauran hingga untuk sajian pesta. Kini Anda pun bisa membuatnya sendiri, bahkan juga bisa menjadi peluang usaha yang menggiurkan. Seperti yang dilakukan oleh ibu Suadana peserta kursus privat ‘Kursus Tristar’ yang datang dari Batu-Malang beberapa waktu lalu.
Kursus Bakso

Kiprah Lembaga Pelatihan Tristar Awali Tahun Baru 2016

Layani Kursus Masak Ayam Kremes, Mie

 Pangsit, Aneka Sambelan, Praktik 

Membuat Es Krim dan Es Puter

KESIBUKANLembaga PelatihanTristar Jl Prapen Indah J-5 Surabaya, sejak pertengahan Januari 2016 kembali menggeliat setelah libur panjang Natal dan Tahun Baru. Pada Sabtu (16/01/2016), Tristar menggelar kursusan membuat es krim diikuti tiga peserta dengan instruktur Endang Sri Rahajoe,

Sedangkan pada Senin (18/01/2016) giliran instruktur Ernawati mengajarkan cara membuat es puter diikuti enam orang peserta kursus serta kursus privat membuat martabak dan terang bulan yang diikuti Indrawati dari Surabaya.
Bakso Cilok Komplit Jadikan Trend
Usaha Kuliner Yang Murah Meriah

Jajanan yang satu ini sangatlah berprospek untuk usaha dan tentunya bisa meraup keuntungan yang cukup besar. Bakso kecil dan elok atau yang sering disebut cilok, peluang usahanya tak jauh beda dengan jajanan bakso pada umumnya. Itulah yang kini dilirik oleh 2 (dua) orang peserta kursus tristar yang datang dari Surabaya dan Krian ingin bisa membuat bakso cilok untuk bekal usaha. Bersama instruktur Ibu Ernawati, S.Si, Apt, para peserta kursus diajarkan langsung praktek membuat bakso cilok komplit. Seperti apa itu?
Pelatihan Lumpia Semarang, Cakwe, Cakwe Isi , Roti Bolang Baling. Diajarkan mulai dari cara membuat isi lumpia dan kulit nya.

Resep dengan timbangan tepat.

Instruktur Berpengalaman.
Diajarkan resep untuk Usaha.

Jumat, 18 Maret 2016

Rahasia Aneka Mie Yang Kenyal, 

Enak & Lembut


Berbicara makanan mie, pastinya sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Nama makanan ini memang sudah tidak aneh, tapi apakah pernah terlintas dibenak kita untuk membuat mie hasil olahan sendiri. Di Kursus Tristar kali ini, 2 (dua) orang peserta yang datang dari Surabaya dan Krian ingin belajar tentang proses pembuatan mie olahan sendiri yang kenyal, enak, lembut dan tentunya lebih sehat. Yuk ketahui rahasia bagaimana cara membuat mie?
Ayam Goreng Tepung Crispy & Keriting 
Yang Paling Dicari

Peluang usaha ayam goreng yang dibalut tepung ternyata masih banyak peminatnya dan paling banyak yang cari. Berikut liputan kursus singkat cara membuat ayam goreng tepung dan tekniknya  mengeriting ayam sehingga hasilnya keriting dan crispy yang ada di tempat kursus Tristar Surabaya. Pelatihan atau kursus kali ini materi yang diajarkan adalah Fried Chicken Crispy, Chicken Karage, Chicken Katsu, Chicken Strip dan Saus Sambal Botolan.
Ingin Membuat Bawang Goreng
Renyah & Gurih Layak Jual

Bawang goreng memang tidak bisa dianggap sepele sebagai pelengkap taburan masakan. Aromanya wangi dan rasanya yang gurih renyah cocok dipadu dengan berbagai masakan. Lantas bagaimana cara membuat bawang goreng agar renyah, garing dan gurih? Ini yang menjadi rasa penasaran oleh seorang peserta kursus dari Surabaya bernama Yuliani. Bersama instruktur kursus Tristar Ibu Endang Sri Rahajoe, SE, dalam kursus privat ini mengulas cara dan triknya agar mendapatkan bawang goreng yang renyah dan gurih sehingga bisa layak jual untuk usaha.
Kursus Teknologi Pangan
Bawa Sajian Kursus “Nasi Timbel Komplit” ke Mataram


Mendengar nama nasi timbel, pastinya sudah sangat akrab dengan makanan ini karena makanan ini merupakan olahan masakan asli Indonesia (khas Sunda). Nasi timbel dibuat dengan cara dibungkus daun pisang dan juga dilengkapi dengan beberapa lauk pauk seperti Gurami Goreng, Empal Gepuk, Ayam Goreng, Tahu Goreng, Sayur Asem, Sambal Terasi, Lalapan dan lain sebagainya. Hingga kini banyaknya lapisan masyarakat yang menyukai makanan ini, membuat olahan nasi timbel bisa dimanfaatkan sebagai peluang usaha. Apa, sih, istimewanya nasi timbel? Penasaran kan. Seperti inilah gambaran peserta kursus Tristar yang penasaran dan mengaku sangat tertarik ingin belajar membuat sajian Nasi Timbel Komplit.

Rabu, 25 November 2015

Belajar Memproduksi Kecap dan Saos - Mitra binaan PT Sumber Mas Mining di Balai Desa Sawe Kecamatan Daha, Bima, (NTT).

Datangkan Instruktur dari Akpar Majapahit

DIVISI Teknologi Pangan Tristar Institute cq Akpar Majapahit Surabaya kembali dipercaya oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Amarta untuk memberikan pelatihan membuat kecap (kecap manis dan asin) dan saos (saos tomat dan sambal) kepada sejumlah mitra binaan PT Sumber Mas Mining di Balai Desa Sawe Kecamatan Daha, Bima, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelatihan yang dihelat selama dua hari, 16-17 September 2015 lalu, menghadirkan dua orang instruktur dari Akpar Majapahit Nursanti dan Ir Indah Fitriana serta dua orang asistensinya yakni Rozi dan Hafid. Pelatihan teknologi tepat guna di bidang teknologi pangan itu diikuti 20 peserta sebagian besar adalah kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Minggu, 18 Oktober 2015

Pelatihan Teknologi Pangan dan Kunjungan Ke Pabrik Keripik Buah



Upaya Pemprov Papua Meningkatkan Ketrampilan dan Kemampuan Menciptakan Wirausaha Pelaku Usaha Mikro (Naskah 2 dari Dua Tulisan)

Disela Belajar Kuliner, 15 Pelaku Usaha Mikro asal Papua Sempatkan Diri Pelesir ke Pasar Terapung Batu   

PADA hari ketiga, Rabu (14/10/2015), rombongan tamu dari Papua, yang belajar teknologi pangan di Kampus Akpar Majapahit berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke Malang dan Batu.

Agenda kegiatan tamu dari Papua ini meliputi kunjungan ke pabrik kripik buah milik pasangan Ir Kristiawan dan Luluk yang berlokasi di Malang. Dari pihak Akpar Majapahit yang mendampingi tamu dari Papua antara lain Ir Juwono Saroso MM dan keluarga, serta karyawan dari lembaga Kursus Tristar yang dipimpin Ernawati dan krunya.

Kunjungan lapangan ke pabrik kripik buah mendapat apresiasi dari Ir Kristiawan yang merintis usahanya 10 tahun terakhir, setelah sebelumnya malang melintang menjadi karyawan dan sekarang nasibnya telah berubah menjadi seorang juragan.

Nah, dengan latar belakang pendidikan sebagai sarjana teknologi pangan dan mendapat banyak pengalaman dari Prof Dr Ir Sri Kumalaningrum, maka Kristiawan memulai usahanya membuat pabrik kripik buah –nangka, salak, nanas, semangka, kesemek-- dalam skala rumahan.

Usahanya semakin berkembang setelah produknya diterima pasar. Makanya, dia makin rajin blusukan ke daerah-daerah penghasil buah yang kelak dikembangkan sebagai cluster industry kecil kripik buah.

Dalam kesempatan sharing keberhasilan dengan tamunya dari Papua, Kristiawan pun menyatakan kesiapannya berpartnership dengan Akpar Majapahit untuk menularkan ilmunya kepada masyarakat.

Dengan demikian, buah-buahan asli Indonesia –buah tropis nan eksotis— nantinya akan mampu menjadi motor dalam menggerakkan ekonomi masyarakat (pedesaan) dan punya nilai tambah apabila diolah dengan baik dan benar.

Ia juga menyatakan kesiapannya bersama tim dari Akpar Majapahit jika pihak Pemprov Papua melanjutkan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan pelaku usaha mikro dalam berwirausaha.

Menyikapi keinginan itu, Bramantyo Wardhana dari Biro Perekonomian Setdaprov Papua mengatakan, langkah awal ini merupakan pilot project untuk mengubah mind set warga Papua, bagaimana menyikapi hasil sumber daya alam (SDA) Papua yang cukup melimpah tetapi belum terkelola dengan baik, terutama dari sektor perikanan dan kelautan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan.

Untuk menambah jumlah peserta pelatihan pemberdayaan pelaku usaha mikro di masa mendatang, pihaknya harus melobi DPRD Papua karena anggaran untuk program ini –Berdaya Mas dan Prospek—harus mendapat persetujuan legislatif.

Untuk tahun ini, anggaran Biro Perekonomian yang disetujui dewan baru sekitar Rp 7 miliar, ke depannya --jika pilot project ini berhasil-- maka DPRD siap menggelontorkan dana lebih besar lagi kepada Biro Perekonomian Setdaprov Papua, karena pelatihan semacam ini langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro di Papua.

Prinsipnya pemprov akan melanjutkan program ini di masa mendatang. Pemda tidak mungkin berhenti sampai di sini karena kalau usai pelatihan mereka dilepas begitu saja, maka tujuan memberdayakan pelaku usaha mikro di Papua tidak akan berhasil.

”Untuk itu kami akan terus melakukan  pendampingan teknis bersama teman-teman SKPD dari Disperindag, Dinas Koperasi dan UMKM, Dispenda dan dinas teknis terkait,” terang Bramantyo mendampingi Karo Perekonomian Papua Rika Monim di Malang, kemarin.

Usai meninjau proses pembuatan kripik buah dari bahan mentah sampai produk jadi, tamu dari Papua menyempatkan diri untuk belanja oleh-oleh khas Malang tersebut di outlet pabrik kripik buah tersebut yang menyediakan aneka kripik buah, sari buah, krupuk kentang, dan camilan lainnya dengan harga terjangkau.

Pasar Terapung Batu

Setelah mengunjungi pabrik kripik buah, rombongan tamu dari Papua, diajak ke Pasar Terapung Batu.  Selama di sana, pengunjung pasar rakyat yang didesain mirip pasar terapung di Pattaya Thailad itu menjajakan aneka kuliner yang lezat dan mengundang selera.

Pengunjung pasar juga bisa memilih aneka t-shirt, kemeja, pernak pernik asesories dan aneka jenis handicraft untuk cendera mata (souvenir). Belum puas jalan-jalan di pasar terapung, pengunjung –sebagian besar keluarga—dimanjakan oleh layanan perahu yang siap mengantarkan pengunjung pasar terapung untuk keliling area pasar lewat jalur air (dari sungai buatan). Pokoknya asyikkk banget….!

Setelah puas menikmati pelesir di Malang dan Batu, rombongan tamu dari Papua balik lagi ke Surabaya. Sebelumnya sampai ke hotel tempat mereka menginap –Hotel Bekizaar—Jl Basuki Rakhmat, peserta pelatihan teknologi pangan masih dimanjakan dengan sajian menu makan malam di rumah makan Dapur Desa.

Sedangkan pada hari terakhir (Kamis, 15/10/2015), 15 pelaku usaha mikro dari Papua masih mendapat pembekalan berupa pelatihan membuat mie merah alami, siomay buah merah dan kulitnya, serta membuat es krim dari buah merah.

Dalam pelatihan itu, peserta dipandu langsung oleh Ir Indah Fitriana dan Rahma Nurdevianti STP. Mereka diajarkan mulai pengenalan bahan, cara pembuatan mie merah alami, isi siomay dari daging ayam dan ikan tengiri, kulit siomay buah merah dan es krim buah merah.

Dengan antusias mereka mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. Usai membuat mie, siomay dan es krim, masing-masing peserta pelatihan mendapat jatah gratis mie goreng pedas, siomay merah putih dan mencicipi es krim buah merah lezat standar pabrikan. Wow enak sekali…!

Memungkasi pelatihan empat hari di kampus Akpar Majapahit, 15 pelaku usaha mikro dari Papua ini masih menyempatkan diri belanja bahan masakan dan kue di Toko 9 yang sulit ditemukan di Papua. Mereka juga memborong mixer kecil (8 unit), mini vacuum (5 unit), hand sealer (5 unit), spiner atau alat penapis minyak (1 unit).

Menurut Enny, Marketing Tristar Machinery, peralatan memasak yang dipesan tamu dari Papua ini siap di-packing dan dikapalkan ke Papua oleh ekspedisi yang menjadi langganan Tristar Machinery. Dijadwalkan barang-barang tersebut sampai di Papua, 7 sampai 15 hari.  Selamat Anda memang layak menjadi pebisnis kuliner yang sukses di Papua. (ahn)