Kursus Masakan dan Kue.
Perm. Prapen Indah J-5 ( 031-8438839 ).
Ruko Panjang Jiwo Permai Blok AB.

Kursus di Surabaya

Pages

Rabu, 25 November 2015

Belajar Memproduksi Kecap dan Saos - Mitra binaan PT Sumber Mas Mining di Balai Desa Sawe Kecamatan Daha, Bima, (NTT).

Datangkan Instruktur dari Akpar Majapahit

DIVISI Teknologi Pangan Tristar Institute cq Akpar Majapahit Surabaya kembali dipercaya oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM) Amarta untuk memberikan pelatihan membuat kecap (kecap manis dan asin) dan saos (saos tomat dan sambal) kepada sejumlah mitra binaan PT Sumber Mas Mining di Balai Desa Sawe Kecamatan Daha, Bima, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pelatihan yang dihelat selama dua hari, 16-17 September 2015 lalu, menghadirkan dua orang instruktur dari Akpar Majapahit Nursanti dan Ir Indah Fitriana serta dua orang asistensinya yakni Rozi dan Hafid. Pelatihan teknologi tepat guna di bidang teknologi pangan itu diikuti 20 peserta sebagian besar adalah kalangan ibu-ibu rumah tangga.

Minggu, 18 Oktober 2015

Pelatihan Teknologi Pangan dan Kunjungan Ke Pabrik Keripik Buah



Upaya Pemprov Papua Meningkatkan Ketrampilan dan Kemampuan Menciptakan Wirausaha Pelaku Usaha Mikro (Naskah 2 dari Dua Tulisan)

Disela Belajar Kuliner, 15 Pelaku Usaha Mikro asal Papua Sempatkan Diri Pelesir ke Pasar Terapung Batu   

PADA hari ketiga, Rabu (14/10/2015), rombongan tamu dari Papua, yang belajar teknologi pangan di Kampus Akpar Majapahit berkesempatan melakukan kunjungan lapangan ke Malang dan Batu.

Agenda kegiatan tamu dari Papua ini meliputi kunjungan ke pabrik kripik buah milik pasangan Ir Kristiawan dan Luluk yang berlokasi di Malang. Dari pihak Akpar Majapahit yang mendampingi tamu dari Papua antara lain Ir Juwono Saroso MM dan keluarga, serta karyawan dari lembaga Kursus Tristar yang dipimpin Ernawati dan krunya.

Kunjungan lapangan ke pabrik kripik buah mendapat apresiasi dari Ir Kristiawan yang merintis usahanya 10 tahun terakhir, setelah sebelumnya malang melintang menjadi karyawan dan sekarang nasibnya telah berubah menjadi seorang juragan.

Nah, dengan latar belakang pendidikan sebagai sarjana teknologi pangan dan mendapat banyak pengalaman dari Prof Dr Ir Sri Kumalaningrum, maka Kristiawan memulai usahanya membuat pabrik kripik buah –nangka, salak, nanas, semangka, kesemek-- dalam skala rumahan.

Usahanya semakin berkembang setelah produknya diterima pasar. Makanya, dia makin rajin blusukan ke daerah-daerah penghasil buah yang kelak dikembangkan sebagai cluster industry kecil kripik buah.

Dalam kesempatan sharing keberhasilan dengan tamunya dari Papua, Kristiawan pun menyatakan kesiapannya berpartnership dengan Akpar Majapahit untuk menularkan ilmunya kepada masyarakat.

Dengan demikian, buah-buahan asli Indonesia –buah tropis nan eksotis— nantinya akan mampu menjadi motor dalam menggerakkan ekonomi masyarakat (pedesaan) dan punya nilai tambah apabila diolah dengan baik dan benar.

Ia juga menyatakan kesiapannya bersama tim dari Akpar Majapahit jika pihak Pemprov Papua melanjutkan kegiatan seperti ini untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan pelaku usaha mikro dalam berwirausaha.

Menyikapi keinginan itu, Bramantyo Wardhana dari Biro Perekonomian Setdaprov Papua mengatakan, langkah awal ini merupakan pilot project untuk mengubah mind set warga Papua, bagaimana menyikapi hasil sumber daya alam (SDA) Papua yang cukup melimpah tetapi belum terkelola dengan baik, terutama dari sektor perikanan dan kelautan, pertanian, peternakan, perkebunan dan kehutanan.

Untuk menambah jumlah peserta pelatihan pemberdayaan pelaku usaha mikro di masa mendatang, pihaknya harus melobi DPRD Papua karena anggaran untuk program ini –Berdaya Mas dan Prospek—harus mendapat persetujuan legislatif.

Untuk tahun ini, anggaran Biro Perekonomian yang disetujui dewan baru sekitar Rp 7 miliar, ke depannya --jika pilot project ini berhasil-- maka DPRD siap menggelontorkan dana lebih besar lagi kepada Biro Perekonomian Setdaprov Papua, karena pelatihan semacam ini langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha mikro di Papua.

Prinsipnya pemprov akan melanjutkan program ini di masa mendatang. Pemda tidak mungkin berhenti sampai di sini karena kalau usai pelatihan mereka dilepas begitu saja, maka tujuan memberdayakan pelaku usaha mikro di Papua tidak akan berhasil.

”Untuk itu kami akan terus melakukan  pendampingan teknis bersama teman-teman SKPD dari Disperindag, Dinas Koperasi dan UMKM, Dispenda dan dinas teknis terkait,” terang Bramantyo mendampingi Karo Perekonomian Papua Rika Monim di Malang, kemarin.

Usai meninjau proses pembuatan kripik buah dari bahan mentah sampai produk jadi, tamu dari Papua menyempatkan diri untuk belanja oleh-oleh khas Malang tersebut di outlet pabrik kripik buah tersebut yang menyediakan aneka kripik buah, sari buah, krupuk kentang, dan camilan lainnya dengan harga terjangkau.

Pasar Terapung Batu

Setelah mengunjungi pabrik kripik buah, rombongan tamu dari Papua, diajak ke Pasar Terapung Batu.  Selama di sana, pengunjung pasar rakyat yang didesain mirip pasar terapung di Pattaya Thailad itu menjajakan aneka kuliner yang lezat dan mengundang selera.

Pengunjung pasar juga bisa memilih aneka t-shirt, kemeja, pernak pernik asesories dan aneka jenis handicraft untuk cendera mata (souvenir). Belum puas jalan-jalan di pasar terapung, pengunjung –sebagian besar keluarga—dimanjakan oleh layanan perahu yang siap mengantarkan pengunjung pasar terapung untuk keliling area pasar lewat jalur air (dari sungai buatan). Pokoknya asyikkk banget….!

Setelah puas menikmati pelesir di Malang dan Batu, rombongan tamu dari Papua balik lagi ke Surabaya. Sebelumnya sampai ke hotel tempat mereka menginap –Hotel Bekizaar—Jl Basuki Rakhmat, peserta pelatihan teknologi pangan masih dimanjakan dengan sajian menu makan malam di rumah makan Dapur Desa.

Sedangkan pada hari terakhir (Kamis, 15/10/2015), 15 pelaku usaha mikro dari Papua masih mendapat pembekalan berupa pelatihan membuat mie merah alami, siomay buah merah dan kulitnya, serta membuat es krim dari buah merah.

Dalam pelatihan itu, peserta dipandu langsung oleh Ir Indah Fitriana dan Rahma Nurdevianti STP. Mereka diajarkan mulai pengenalan bahan, cara pembuatan mie merah alami, isi siomay dari daging ayam dan ikan tengiri, kulit siomay buah merah dan es krim buah merah.

Dengan antusias mereka mengikuti pelatihan dari awal sampai akhir. Usai membuat mie, siomay dan es krim, masing-masing peserta pelatihan mendapat jatah gratis mie goreng pedas, siomay merah putih dan mencicipi es krim buah merah lezat standar pabrikan. Wow enak sekali…!

Memungkasi pelatihan empat hari di kampus Akpar Majapahit, 15 pelaku usaha mikro dari Papua ini masih menyempatkan diri belanja bahan masakan dan kue di Toko 9 yang sulit ditemukan di Papua. Mereka juga memborong mixer kecil (8 unit), mini vacuum (5 unit), hand sealer (5 unit), spiner atau alat penapis minyak (1 unit).

Menurut Enny, Marketing Tristar Machinery, peralatan memasak yang dipesan tamu dari Papua ini siap di-packing dan dikapalkan ke Papua oleh ekspedisi yang menjadi langganan Tristar Machinery. Dijadwalkan barang-barang tersebut sampai di Papua, 7 sampai 15 hari.  Selamat Anda memang layak menjadi pebisnis kuliner yang sukses di Papua. (ahn)




Senin, 05 Oktober 2015

Kursus Kue dan Masakan - Kelas Malam

Tristar Culinary mengadakan kursus malam, kali ini dengan menu: Bolu Kukus Mambo, Bolu Kukus Ceria, Brownies Putu Ayu, Putu Ayu.
Ibu Keke menjelaskan cara pembuatan Pisang Pasir Mas, Brownies Putu Ayu , Kroket & Lapis Mambo.

Pelatihan Patiseri Kelas Malam dimulai pukul 18.00. Kelas Malam ini diperuntukan bagi peminat kursus kuliner yang tidak bisa mengikuti kursus pada pagi atau siang hari, jadi diadakan di luar Jam Kerja.
Peserta Kursus Langsung Praktek & Hasil Praktek dibawa pulang.
Apabila ada yang kurang jelas , bisa bertanya langsung kepada Instruktur. Bagian yang tidak jelas akan di demokan ulang & bisa langsung dicoba lagi oleh peserta sampai bisa.

Ibu Keke Memperagakan Cara Pembuatan Pisang Goreng Pasir Mas.
Pisang Goreng Pasir Mas, dengan kulit yang Crispy & bewarna Kuning Keemasan, dipadu dengan Topping Coklat & Buah Cherry. Penampilan Kudapan Tradisional dengan setuhan modern ini akan meningkatkan Harga Jual


Brownies Putu Ayu, merupakan perpaduan Kudapan Tradisionil dengan Sentuhan Penyajian Modern. Rasa Manis Brownies dipadukan dengan Gurihnya Kelapa Muda Parut yang akan menggoyang lidah anda.
Dapatkan Resep & Praktek Langsung Cara Pembuatan Kudapan Tradisional dengan Sentuhan Masa Kini hanya dengan mengikuti Kursus kelas Malam di Tristar Culinary Institute.

Bolu Kukus dengan Tampilan yang menarik akan meningkatkan Penjualan.


Pelatihan Tataboga & Patiseri  Kelas Malam.
Mulai Pk 18.00.

Pin BB: 2699992D.
Telp: 031-8480821-22.
HP: 0817321024. 085731804143.
Jln. Raya Jemursari 244. Surabaya.
Kelas Pagi - Siang - Malam.
Info Jadwal Pelatihan Tataboga KLIK DISINI


Kursus Masak untuk Anak Anak & Remaja. Setiap Sabtu pk 14.00.
Info Jadwal Kursus Anak & Remaja, KLIK DISINI


Pelatihan Tata Boga. PIN BB: 326C81C1.
Royal Plaza lantai 3 blok N1 no. 17. PIN BB:
Info: 082140388070. Flexi: 031 83109709, Esia: 031-91938824.



KURSUS KUE & MASAKAN KELAS MALAM: PK. 18.00 WIB.


Kudapan Tradisional II : Bolu Kukus Mambo, Bolu Kukus Ceria, Brownies Putu Ayu, Putu Ayu

(Biaya Termasuk : Bahan-Bahan Praktek, Coffee Break, Celemek,dan Sertifikat)

Takoyaki : Chicken Cheese, Seafood & Okonomiyaki (Pizza Jepang)

Pelatihan Aneka Roll Tart : Tiger Roll, Japanese Roll Tart (Nori + Tuna + Telor + Wortel), Beef Flossy Roll Tart

Kursus Aneka Western Snack : Macaroni Schotel, Lasagna Ferara, Zupa Soup

Pelatihan Chinese Food : Kakap Asam Manis, Daging Sapi Lada Hitam, Ayam Saus Inggris, Udang Mayonaise

Pelatihan Kue Kering : Peppermint Cookies, Tiramisu Cookies, Brownies Cookies, Cashew nut Cookies

Kursus Masakan Aneka Seafood : Crab in Chili Oyster Sauce, Grilled Prawn with Mushroom Sauce, Squid Pocked Mixed Grill

Kursus Kudapan Tradisional I: Pisang Goreng Pasir, Kroket, Risoles Mayonaise, Lumpia Basah

Pelatihan Aneka Brownies Oven : Chocolate, Spiku (Keju + Coklat), dan Irish Brownies Kukus : Marble (Strawberry + Coklat)

Kursus Aneka Donut : Donut Kentang, Donut Pisang, Donut Ubi

Pelatihan Masakan: Chinese Food : Bakmi goreng Ayam, Tami Cap Cay, I Fu Mie Seafood, Kweetiauw Siram

Kursus Kudapan Tradisional II : Bolu Kukus Mambo, Bolu Kukus Ceria, Brownies Putu Ayu, Putu Ayu

Aneka Pudding : Pudding Dingin : Machiato & Buah, Pudding Panas: Caramel & Chocolate

Aneka Nasi Goreng : Nasi Goreng Daging Asap, Nasi Goreng Tuna, Nasi Goreng Kambing, Nasi Goreng Ulam


Sushi Indonesia/Nasi Gulung 3 isi : Ayam Suwir Pedas, Daging Rendang, Ikan Rica-Rica + Taiwan Chicken Snack


Pelatihan Aneka Puding Roti Tawar (Roti Kukus, Roti Mentega, Roti Kelapa, Brownies)


Kursus Masakan Chinese Food : Kakap Asam Manis, Daging Sapi Lada Hitam, Ayam Saus Inggris, Udang Mayonaise


Pelatihan Aneka Minuman Ala Cafe :
- Milk Shake ( Basic: Vanilla, Coklat, Strawberry + pengembangan 2 resep dgn menggunakan buah
- Smoothies (Buah + Milk : 2 resep)
- Coffee (Basic : Latte & Capucinno + pengembangan 2 resep)
- Coklat (Hot Coklat Cream & Coklat Float)
- Mocktail (Minuman non alcohol yang terdiri dari rasa/sari buah yang di mix : 2 resep)


Cara Membuat Aneka Soes (2 manis + 2 asin) : Soes Buah, Soes Vla, Soes Ragout, Soes Mayonnaise

Kursus Kue Aneka Spiku (Resep Kuno + Modern), Lapis Legit Special


pelatihan Chinese Food : Bakmi goreng Ayam, Tami Cap Cay, I Fu Mie Seafood, Kweetiauw Siram Sapi


Kursus Aneka Minuman Ala Cafe :
- Smoothies : Mix Fruit Smoothies (2 resep)
- Coffee : Cappucino Caramel
Espresso Coffee Mix
- Chocolate : Choco Peanut Butter
Choco Berry Cream
- Mocktail : Minuman non alcohol yang terdiri dari rasa/sari buah yang
di mix (2 resep)


Aneka Muffin : Chocolate, Strawberry, Almond, Mente


Sajian Khas Bali : Balinesse Fresh Salad, Ayam Betutu, Lawar Ayam/Babi, Dewata Island Fruit Cocktail (Dessert)


Aneka Minuman :
- Milk Shake ( Basic: Vanilla, Coklat, Strawberry + pengembangan 2 resep dgn menggunakan buah
- Smoothies (Buah + Milk : 2 resep)
- Coffee (Basic : Latte & Capucinno + pengembangan 2 resep)
- Coklat (Hot Coklat Cream & Coklat Float)
- Mocktail (Minuman non alcohol yang terdiri dari rasa/sari buah yang di mix : 2 resep)


Kudapan Tradisional I: Pisang Goreng Pasir, Kroket, Risoles Mayonaise, Lumpia Basah


Aneka Steak : Sirloin Steak with Black Pepper Sauce, Grilled Oxtail with Sweet & Sour Mango Sauce, Lamb Chop with Mushroom

Sauce


Aneka Roll Tart : Tiger Roll, Japanese Roll Tart (Nori + Tuna + Telor + Wortel), Beef Flossy Roll Tart


Aneka Western Snack : Macaroni Schotel, Lasagna Ferara, Zupa Soup


Aneka Chiffon Cake : Pandan, Coklat, Strawberry, Green Tea

Cooking Course:
Varient of Herb’s Poultry : Chicken Stuffed with Herbs, Fried Pigeon in Chinese Herbs, Grilled Duck With Honey Sauce

Rabu, 30 September 2015

Kursus Dimsum di Tristar Culinary Institute



Karena hidangan kuliner oriental ini sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat di kalangan menengah ke atas saja. Namun kini, dim sum sudah dapat dinikmati dan ditemui di mana saja, bahkan di jajanan kaki lima. Perkembangan dim sum menjadi makanan yang populer dan bahkan dengan harga yang relatif terjangkau ini tentu tidak lepas dari citarasa dim sum yang diminati oleh masyarakat kita.




Makanan sejenis dim sum mungkin sedang “booming” di kalangan masyarakat kita akhir-akhir ini. 

Dengan berbagai latar belakang tersebut, maka kali ini Tristar Culinary Institute yang merupakan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan mengadakan kursus dengan tema dim sum. Kursus ini diadakan pada hari Selasa (8/06) yang dimulai pada pukul 13.30 di Tristar Culinary Institute tepatnya di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya. Tak kurang dari 7 orang peserta mengikuti jalannya kursus ini. Setiap peserta yang hadir mengikuti kursus akan diberikan beberapa materi dim sum yang terdiri dari kaki ayam, siomay, lumpia kulit tahu dan hakau. Namun tak hanya itu saja, para peserta juga akan diajarkan cara membuat kulit hakau dengan menggunakan gilingan mi serta diberikan resep industri yang bisa digunakan untuk membuat frozen food.
Sebelum sesi praktik bersama dimulai, kursus dimulai dengan diberikan penjelasan oleh sang pengajar, Pak Yanuar. Dengan sangat antusias, para peserta mendengarkan setiap penjelasan yang diberikan oleh pengajar. Dalam sesi ini, peserta bisa menanyakan tentang berbagai hal yang dirasa kurang mereka pahami. Dan pengajar akan menjawab segala pertanyaan seputar materi yang diajarkan dengan sejelas-jelasnya. 
Setelah materi penjelasan selesai, maka para peserta akan dibagi dalam beberapa kelompok yang masing-masing kelompok akan menyiapkan berbagai bahan dalam resep yang akan dipraktikkan. Satu kelompok akan menyiapkan satu macam resep. Bila semua bahan telah disiapkan oleh masing-masing kelompok maka mereka akan dipandu oleh pengajar untuk mempraktikkan satu per satu resepnya. Satu kelompok akan mempraktikkan satu macam resep saja dan untuk kelompok lain yang belum mendapat giliran untuk praktik bisa melihat secara langsung cara membuatnya bahkan juga ikut praktik bersama.



Adapun materi yang pertama dipraktikkan adalah membuat kaki ayam yang memang membutuhkan waktu relatif agak lama dalam mengolahnya. Disela-sela pembuatan kaki ayam ini, pengajar juga menerangakan materi lainya yaitu siomay dan lumpia kulit tahu. Sedangkan untuk materi hakau, peserta juga diajarkan cara membuat kulitnya. Sehingga nantinya bila peserta kursus berminat akan membuka usaha sendiri biaya produksi bisa sedkit ditekan.
Adapun tujuan para peserta mengikuti jalannya kursus ini adalah untuk pengembangan usaha pribadi ataupun hanya sekedar untuk dipraktikkan di rumah. Namun diantara beberapa peserta yang mengikuti kursus ini, ada seorang peserta yang jauh-jauh datang dari Kalimantan Timur hanya ingin mengetahui bagaimana cara pembuatan dim sum. Sehingga kita patut mencontoh atas kemauannya yang tinggi untuk terus belajar mengenai hal –hal yang baru. “Saya sudah beberapa kali mengikuti kursus disini. Tidak hanya puas dengan materi kursus hari ini saja tapi saya juga akan mengikuti kursus lain di hari besok”ujar Pak Agus dari Kalimantan. 
Tidak hanya materi yang disampaikan dengan jelas oleh pengajar, melainkan pelayanan yang ramah juga menjadi alasan para peserta untuk tetap setia mengikuti berbagi materi kursus yang diadakan oleh Tristar. Selain itu, peserta juga akan membawa pulang hasil jadi materi yang sudah diprakikkan bersama./nv



Kamis, 03 September 2015

Kursus: Black Forest Cake, Sacher Cake dan Tropical Cake.






          Di hari istimewa seperti ulang tahun, kelahiran ataupun pernikahan seringkali kita menemui hidangan berupa cake yang dihias sedemikian cantiknya. Cake hias ini seringkali disebut dengan kue tart oleh kebanyakan orang. Namun sebenarnya cake-cake cantik ini sangat beragam macamnya. Bahan hiasan yang digunakan pun ada bermacam-macam seperti dari butter cream, plastic icing ataupun cokelat. Minat masyarakat terhadap kue-kue cantik ini pun semakin banyak, karena selain rasanya yang istimewa tampilannya sangat mewah. Sehingga sangat sesuai untuk disajikan sebagai hidangan di hari istimewa.
          Kini cake-cake yang dihias cantik ini bisa kita pesan dengan mudahnya di berbagai cake shop. Namun harganya yang relative mahal membuat sebagian orang enggan untuk membelinya. Dengan berbagai alas an tersebut maka Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari No.234 Surabaya mengadakan kursus dengan tema Special cake yang terdiri dari Black Forest Cake, Sacher Cake dan Tropical Cake. Kursus yang diadakan pada hari Selasa (06/07) pukul ini 9.10 WIB ini diikuti oleh 3 orang peserta yang tak hanya datang dari Surabaya saja melainkan ada juga yang berasal dari Lombok.
          Kursus yang dipandu oleh Otje selaku pengajar ini diawali dengan penjelasan atau teori tentang bahan dan cara membuatnya terlebih dahulu. Baru kemudian materi dilanjutkan dengan praktik bersama. Dalam materi praktik ini, para peserta ditugaskan untuk mempersiapkan semua bahan-bahan yang akan dipraktikkan terlebih dahulu sebelum nantinya materi dipraktikkan bersama-sama dan tentunya dengan panduan Otje. Dengan cekatan para peserta menimbang dan mengukur jumlah bahan-bahan yang digunakan. Setelah semua bahan siap, materi yang pertama dipraktikkan adalah membuat Black Forest Cake. Kue yang satu ini memang sudah sangat populer bagi masyarakat kita. Cake cokelat berbalut butter cream dan cokelat berhiaskan ceri merah ini seringkali menjadi hidangan dalam acara ulang tahun. Satu per satu langkah demi langkah pembuatannya dijelaskan oleh Otje. Kemudian bahan-bahan yang sudah dikocok, dimasukkan ke dalam  loyang dan dioven. 

        Sambil menunggu cake untuk Black Forest dioven, materi dilanjutkan dengan pembuatan Sacher Cake. Cake berbalut cokelat dan mempunyai ciri khas penyajian dengan menggunakan tulisan Sacher ini memang cukup banyak diminati karena rasa cokelat berpadu cream yang lembut. Membuat adonan cake-nya pun ternyata cukup mudah bila kita mengikuti setiap langkah pembuatannya dengan benar. Setelah adonan tercampur rata dan dimasukkan ke dalam loyang kemudian adonan dioven. Dilanjutkan dengan materi yang terakhir adalah pembuatan adonan Tropical Cake. Cake ini juga cukup banyak diminati karena rasanya roti yang legit berpadu dengan buah-buahan menjadikan cake ini semakin segar. Seperti cake sebelumnya, setelah semua bahan diaduk rata maka adonan dimasukkan ke dalam loyang kemudian dioven hingga matang.
          Setelah semua cake matang, maka proses pembuatan dilanjutkan dengan cara menghias masing-masing cake. Cake untuk Black Forest pertama-tama dioles dengan menggunakan butter cream kemudian bagian sekeliling cake ditempeli cokelat serut dan bagian atasnya dihias dengan ceri merah. Dalam sesi menghias cake ini, masing-masing peserta juga ditugaskan untuk mencoba menghias. Kemudian sesi menghias ini juga dilanjutkan dengan menghias Sacher Cake dan menata buah-buahan di atas Tropical Cake. Dengan metode praktik bersama ini diharapkan para peserta langsung bisa mempraktikkan sendiri semua materi yang diajarkan. “Sehingga metode ini merupakan metode yang sangat efisien bagi para peserta”ujar Otje. 






          Tak lama setelah sesi menghias selesai diajarkan, para peserta dapat langsung mencicipi kue hasil buatannya dan membawanya pulang. Para peserta yang rata-rata ingin membuka usaha cake shop ini mengaku puas dengan kursus yang sudah diikutinya. Bahkan seluruh peserta yang mengikuti kursus kali ini merupakan member dari kursus yang diadakan oleh Tristar Culinary Institute. Nah, bagi Anda yang berminat untuk membuka usaha cake shop ataupun bakery langsung kunjungi saja Tristar Culinary Institute untuk mengetahui berbagai tema yang ditawarkan./nv